Thursday, August 31, 2006

Selamat jalan Bunda Inong

Sesak dada ini membaca berita dari Hany dan temen2 yang lain bahwa Inong sudah meninggalkan kita ....
Rencana Tuhan selalu diluar dugaan manusia... apapun itu selalu yang terbaik buat kita semua......
Semoga Haris, Zidan dan Syifa tetap tabah dalam menghadapi semuanya ini dan diberi kekuatan ekstra dari Tuhan Sang Maha Pengasih.
Juga untuk Ummy dan keluarga Inong yang lainnya, kiranya Tuhan yang menguatkan kalian semua... amin... amin......

Selamat Jalan, Inong......
Kenangan yang singkat bersamamu akan selalu aku ingat...
katanya kamu mau ngirim aku roti lewat kabel yang dari blok mu yang dilantai tujuh ke blokku yang juga di lantai tujuh...
katanya kamu mau ikut aku bersama Cindy ke JB untuk shopping sambil makan duren, manggis, duku, ....
katanya kamu mau ngundang temen2 untuk mencoba fonde chocolatemu yang baru...
katanya......
katanya......
Nong, semoga Tuhan memberimu tempat yang layak di alam sana... amin.


Updata: jam 08.25
dari milis dapur bunda:
Sekitar pk 5.30 Inong mendapat heart attack, pk 7 waktu Singapore akhirnya Inong pulang ke rumah Bapadengan tenang. Haris mendampingi saat2 terakhir danmohon teman2 merelakan & memaafkan segala kesalahan.Hr ini dibawa pulang ke Buaran
----------------------------
07.01 -- Saya barusan ditelpon Adhi. Haris mengabarkan Inong sudah meninggal dunia.

Wassalaam,
Hany


----------------------------------------
Update: 1 September 2006
Jeng Hany pagi2 ngirim email berikut:

To: "IndoSing-Mums"
From: "Suryatmaning Hany"
Date: Fri, 1 Sep 2006 06:23:39 +0800
Subject: [IndoSing-Mums] Update Inong:

06.22 pagi, baru saja saya ditelpon Mela yang semalam menginap di kediamanInong.Haris dipanggil ke rumah sakit.Kondisi Inong buruk sekali.Mohon doa kawan2.

Wassalaam,Hany

=======================================

Berita yang terbaru... Sedih............ karena salah seorang temen yang kenal dari milis Indo-Sing-Mums, Inong, saat ini masih terbaring koma di Emergency Ward 26, NUH, Singapore.
Kemarin malem, kami nyampe rumah sekitar jam 23.00... dan langsung aja aku buka kompi untuk ngecek email.... berita pertama yang aku liat adalah ER NUH dari Hany, bu Moderator ISM... yang mengabarkan kalo Inong dibawa ke Emergency Roomnya NUH karena pingsan di rumah... dan ternyata berita pingsan ini gak cuman pingsan, tapi 'koma'... Langsung aja aku nelpon saudara tirinya Inong, Cindy untuk cari tau ada apa dengan Inong, tanpa liat2 lagi jam berapa saat itu...... begitu denger suara suaminya Cindy yang serak2, aku baru sadar kalo saat itu sudah malammm banget... sorry ya Cindy & suami, kalo aku nelpon kalian malam banget.

Menurut cerita dan berita yang beredar, rupanya Inong kena serangan asma, dan obat yang biasa dia pake tidak bisa membantu dan satu lagi yang sudah abis... jadinya Inong gak bisa bernafas.... Umi (ibunya Inong yang baru datang tgl 29 Agustus) langsung nyuruh mbak yang biasa bantuin Inong nyeterika untuk nelpon ambulans..... dan ternyata ambulansnya datangnya lelet/lambat banget, hampir sekitar 30 menit kemudian..... Jadi dalam waktu 30 menit itu, rupanya oksigen yang masuk ke otak sangat minim, makanya Inong jadi pingsan dan langsung koma...
Terlalu sedikitnya oksigen di otak dalam jangka waktu yang cukup panjang bisa menyebabkan kerusakan pada sel2 otak... [baca article tentang kerusakan sel otak ]

Sore tadi, sepulang kerja, aku langsung ke NUH untuk menjenguk Inong yang masih belum sadar juga. Berita terakhir dari Umi yang aku dengar langsung, katanya dokter menyatakan bahwa 90% dari sel otak Inong sudah rusak (berdasarkan dari hasil CT Scan yang dilakukan tadi siang), dan kata dokter sebaiknya diobservasi lagi selama 3x24 jam sebelum memutuskan apapun...
Saat ini Inong hanya bertahan berdasarkan dari alat2 yang dipasang ditubuhnya... secara medis dokter udah menyerah.. tapi sebagai orang yang beriman... kita semua percaya bahwa akan selalu ada mukjijat yang bisa terjadi meski cuman 0.001%........ Karena Tuhan itu Sang Maha Kuasa, kalau Tuhan berkenan, apapun kata dokter... tidak akan ada yang bisa melawanNya (amin). Aku juga yakin bahwa keluarga Inong juga percaya dan berharap bahwa mukjijat itu akan diberikan oleh Tuhan, betapapun kecilnya kesempatan itu.
Semua anggota milis, blogger dan keluarga Inong pada berdoa dan memohon untuk kesembuhan dan kepulihan Inong..... Di NUH ketemua dengan banyak ibu2 Indo yang juga berharap untuk kesembuhan Inong....... Hany, Ellen, Mela, Cindy, Lia, Dini, Eliza, Imel, Shinta, Gita, Linda, Lina, ...... dan masih banyak lagi yang sebagian belum aku kenal...

Aku sendiri secara pribadi baru ketemu dengan Inong sebanyak 4 kali...... itupun yang tiga kali karena urusan bisnis.......[krupuk]. Tapi kami sudah bikin janji bahwa minggu depan (tgl 7 Sept) bersama dengan Cindy mau jalan-jalan ke JB untuk acara favorit wanita, yaitu shopping.... Inong, ayo bangun dong...... katanya mau beli sepatu cinderella.... makan duren, duku, manggis, dll..... kita jalan2 yok........ aku tunggu lho......... Aku udah mau apply cuti lho.... Ada shopping mall baru lho...... ayo.......... kita belanja...... Bangun ya 'Nong.......

Cuplikan dari beberapa emails tertanggal 31 Agustus 2006:
Pk. 15.59 WIB barusan aku telpon dan ngomong langsung sama suaminya Inong: Haris (+65 91710xxx)Menurut Haris: Inong MASIH ADA!
Masih ada denyut nadi, walaupun hasil CT Scan menunjukkan brain damage yang sangat parah dan tidak bisa recover dan sekarang Inong ditopang life supporting tools.Tapi dokter akan tunggu sampai 72 jam (sekarang baru 24 jam), jadi 2 hari lagi, baru Dokter akan kasih report ke Haris, walaupun most likely hasil report akan sama dengan hasil CT scan sekarang. Pada saat itu (2 hari lagi) baru akan ditentukan apakah life supporting akan dicabut.Dokter masih mengharapkan mukjijat.

Dear temans, sampai detik ini.. saya menulis email... inong masih di ruang ICU... (barusan saya [Lenny] cek lg dgn Hany yg masih di NUH)... belum ada perkembangan membaik memang.. tapi juga belum FINAL dinyatakan meninggal.... Siang ini saya mengunjungi.. sekitar pukul 1.30 pm s/d pukul 5pm... baru saya pulang..
Kami yg mengunjungi... bergantian.. mengajak bicara Inong.. di samping tempat tidurnya.. walaupun Inong sendiri... tidak merespon apa2... sebagian ibu2... jg mengaji, membacakan doa.. di samping Inong.. kita hanya berharap.. smoga Inong masih bisa mendengar...

Yg mengharukan.. siang ini.. ibu2 merayakan ultah Syifa... yg ke 3 tahun.. di ruang tunggu ICU.. dengan cookie sekedarnya... & buah tangan ibu2.. sekedarnya..didampingi ibunya inong.. & Haris...

Komentar dari dokter yg menangani... selanjutnya sudah menyerahkan ke pihak keluarga... Tapi unt menunggu kepastiannya... masih ditunggu selama 72 jam... Dan selama itu.. kita harapkan saja .. smoga Allah swt.. menurunkan mukjizatnya...
Haris (suami Inong) td berpesan.. "mohon doanya ya...

"Marilah kita sama2 memanjatkan doa.. yg terbaik buat Inong.. & keluarganya..
Wassalam, ~Lenny

7 comments:

upar said...

Semoga terjadi Mujizat dari Tuhan ... Teriring Doa dari Kota Bengawan

tyka82 said...

Kabar terakhir di YM pagi ini, Mbak inong sudah berpulang ke pangkuan-Nya.

Sungguh sedih membayangkan, ada anak2 kecil yang akan tumbuh besar tanpa didampingi Ibunda-nya.

http://tyka82.blogspot.com/

Bagio n Susana said...

Iya..... baru aku apdet lagi....
Mataku basah dan panas, tapi tidak bisa keluar kantor, soalnya ada meeting....

Semoga keluarga yang ditinggalkan mendapatkan kekuatan dari Tuhan yang Maha Pengasih. Amin.

We-win said...

Innalillahi wainailaihirodjiun.....

Walaupun gw ga kenal dengan Bunda Inong, tapi gw kenal dengan namanya dari sodara gw Teh Eva yang pernah ketemuan dengan Bunda Inong n teman2nya di Sarinah Jkarta.....Teh Eva bilang kemarin kalo Bunda Inong masuk RS dan tadi malam dia dapat sms kalo Bunda Inong sudah dibantu dengan mesin.
Turut berduka cita atas kepergian Bunda Inong menghadap yang punya hidup, semoga amal nya di terima di sisi Allah SWT.Amin....
Dan keluarga serta teman2 yang di tinggalkannya tetap tabah dan sabar.....Amin

laura-simon said...

san, ternyata suami mbak inong (haris) dulu satu kantor sama aku (accenture jkt). aku emang gak kenal2 bgt krn gak satu angkatan. pagi ini berita ttg inong ada di milis alumni kantor.

turut berdukacita, semoga Tuhan jadi sumber kekuatan untuk haris dan keluarganya...

Anonymous said...

bagaimana nasib ke 2 anak bu Inong? Apa mereka sudah mengerti kalau ibu mereka sudah tidak ada? Sedih banget kalo mikirin ke 2 anak yg masih kecil sudah ditinggalkan oleh ibunya. *hiks*

Bagio n Susana said...

Hi anonymous, siapa nama anda?
Mengenai anak2 Inong, berikut ini cerita yang aku denger dari beberapa temen deket Inong:
waktu Cindy ngasih tau ke Zidan (anak yang besar) kalau bunda sekarang sudah pergi, jawaban Zidan: "Abang tahu kok... kan Abang yang nyuruh bunda pergi..?"
Mungkin dalam mimpi atau gimana, Inong minta Zidan untuk membiarkan dirinya pergi..
Sedang Syifa, anak yang kecil, mungkin masih tidak terlalu paham dengan apa yang terjadi atas bundanya...

Semoga Haris bisa memberikan yang terbaik untuk Zidan dan Syifa sehingga Inong bisa berbahagia di alam sana..