Tuesday, November 25, 2008

MAKANAN TAK LAYAK MAKAN

Kiriman dari salah seorang teman.. entah benar atau tidak, ambil hikmahnya untuk selalu berhati-hati dengan apa yang kita beli dan makan...!


Dear all,
Hari sabtu sore kemarin (22/11/08) aku & suami seperti biasa sedang tidur2an sambil nonton TV. Reportase Investigasi di TRANS TV.
Kali ini yang dibahas ttg Nugget & Otak2 dr bahan yang tidak layak makan.
Dimana diceritakan nugget bikinan orang tersebut terbuat dari Ayam Tiren ( mati kemaren alias bangkai ), dicampur dengan tepung terigu kadaluarsa dan diberi pengawet berupa formalin ( yang belakangan setelah diuji lab, ternyata bukan formalin, melainkan natrium benzoate yg dicampur dengan air, namun dalam jumlah yang spektakuler…)

Pada sesi itu aku blom terlalu memperhatikan dengan seksama krn kupikir, aku toh jarang beli nugget.. paling2 fillet atau spicy chicken utk ayam siap saji. Dan selalu kubeli yang ber merk, gak beli di pasar.

Namun, pada sesi ke dua, dibahas ttg otak2 ikan yang dibuat dari ikan busuk, dicampur tepung kadaluarsa & lagi2 formalin. ( hueeeeks.. )
Aku mulai memperhatikan bahasan tersebut karena belakangan sudah 2X aku menyuruh maid di rumah untuk membeli jajanan favorit anakku itu di pasar.

Benarlah apa yang aku khawatirkan…
Pada saat melihat kemasan otak2 tersebut, hampir tercekik rasanya leherku… membayangkan anakku memakan otak2 tak layak makan tersebut !!!
Gak nyangka.. otak2 yang dibeli di pasar dengan kemasan yang terkesan bersih & higienis lengkap dengan tulisan “tidak mengandung boraks & formalin” adalah otak2 bikinan orang yang ada di TV saat itu !
Masya Allah…
Untuk menambah keyakinan ku, aku ikuti cara menguji sederhana yang disarankan di TV, yaitu dengan memberikan makanan tersebut ke kucing
Kalau kucing tersebut mau makan, berarti makanan tersebut dibuat dr ayam/ikan segar, sehingga baik & layak konsumsi.
Namun apabila tidak dimakan oleh si kucing, berarti betul.. nugget atau otak2 tersebut dari bahan yang sudah busuk & tidak layak makan.

Susah juga cari kucing di dekat rumah, sampai akhirnya kemarin sore ada juga kucing iseng lewat di halaman rumah..
Langsung saja aku panggil kucing tersebut dan aku lemparkan otak2 yang dibeli di pasar tadi ke hadapannya.
Tau apa reaksi kucing tersebut?
Dia mengendus2 otak2 tadi.. di dorong2 sedikit dengan kaki depannya.. lalu dia ngeloyor pergi… !!
Otak2 tersebut di tinggalkannya tanpa disentuh sedikit pun.
Alamaaaak…. Aku makin kaget aja & keseeeeel bgt..
Kenapa bisa se ceroboh ini membeli makanan tak layak untuk konsumsi anakku.
Mudah2an bisa menjadi pelajaran buat mama2 yang lainnya, agar lebih berhati2 dalam membeli makanan untuk sang buah hati.
Kalau mau foto kemasan otak2 yang kubeli tersebut - harap tinggalkan pesan di comment, nanti saya kirim via email.
Just be carefull…

-nana-


Ini salah satu tanggapan dari Selly, FP'89:
Bener yang diceritakan, kebetulan aku juga pas iseng di depan TV pas tayangan itu ... demi uang, orang bisa tega bikin sesuatu yang jelas-jelas orang lain bisa celaka...

Beberapa hari yang lalu justru tayangan PERMEN NARKOBA ... tablet-tablet narkoba di-ulek terus dicampur di coklat yang dilelehkan, terus coklatnya dicetak bentuk payung kecil, dipasang gagang payungnya dan dibungkus plastik ... bentuknya jelas bikin anak-anak tertarik. Pembuat sekaligus penjualnya bilang, anak-anak tidak boleh beli banyak-banyak, karena bisa teler seminggu ! Gila bener tuh orang ... Kayaknya para orang tua sekarang mesti mikir 1000x buat beli jajanan anak2nya, lebih baik bawa sangu aja dari rumah deh ...

3 comments:

Anonymous said...

nana, salam kenal yah...
boleh tolong kirim ke email aku contoh bungkusan ato merek otak2nya? (katarina_elisabeth@yahoo.co.id)thx yah.. katie.

Bagio n Susana said...

Katie, sudah terima email dengan gambar otak2nya belon?
Tadi sudah aku emailkan.

Salam.
susana

Anonymous said...

Halo Bu Susana, mohon bantuannya utk email gambar"nya via email saya: andresetjo@yahoo.com. Thank u sebelumnya.
Salam,
Andre