Wednesday, March 15, 2006

Zhoushan City, 15 March 2006


Pagi2 sebelum sarapan, jalan-jalan ke taman di sebelah hotel. Nemu satu pohon seperti bunga sakura yang sedang berbunga lebat.. cantik kan ... bunganya?

Setelah sarapan, diantar Mr. Chang dan Mr. Shih dari Toyoshima pergi ke Zhoushan city. ).
Sepanjang perjalanan, banyak pohon sakura dan pohon2 lainnya yang sedang berbunga.. cantik sekali. Sayang nggak bisa berhenti untuk foto.
Perjalanan lewat tol sekitar 2 jam, kemudian nyebrang pake ferry selama 45 menit (seperti ferry dari Gilimanuk ke Bali Dinginnya... udara hari ini agak mendung. Ini foto dengan Jane di atas ferry (foto berdua pertama kali setelah 3 hari).

Di Zhoushan, ketemu dengan Mr. Foo Xing Guo, supplier yang di sini. Ketemuannya langsung di restaurant.. sekalian makan siang. Lagi-lagi, makanannya berlimpah dan banyak yang belum pernah aku makan sebelumnya (cara memasaknya maupun barangnya):
daging rusa, kacang kara muda, beberapa jenis ikan, kerang-kerangan, udang, mie, dll... kebanyakan seafood soalnya Zhoushan itu letaknya di sebuah pulau yang dikelilingi laut, jadi hasil lautnya murah dan segar!

Setelah berkunjung ke tempat processing milik Mr. Foo,
kami balik lagi ke Xinchang city untuk belanja oleh-oleh... yang terkenal biasanya teh, karena di sini banyak perkebunan teh. Teh hijau, teh Gu Ding (teh pahit), dan macam2 lainnya. Harganya bervariasi banget.. mulai beberapa renmimbi sampai beberapa ribu renmimbi per kgnya.
Mereka jualnya los-losan, mau berapa gram, kemudian baru dibungkus atau dimasukkan wadah yang dipilih.

Dari tempat pusat penjualan teh, kami langsung diajak, lagi-lagi makan. Kali ini makanannya nggak terlalu berlimpah, tapi enak. Antara lain sashimi kerang, asinan rumput laut, kepiting berambut (hairy crab) yang rambut lebatnya terletak di capitnya, tapi nggak bisa ditarik/dibersihkan..., juga ikan, talas kecil, asparagus dan juga bihun kuah. Yang menyebalkan, begitu masuk ke restaurant ini, wah, bau rokoknya dari jarak 10-20 meter udah kecium. Di ruang makannya, sampai kelihatan kayak ada bakaran, penuh dengan asap rokok. Untungnya kami makan di kamar tersendiri, jadi nggak terlalu bau. Rambut dan baju sampe bau asap rokok semua. Aku sampe bersyukur kalo di Singapore nggak kayak gitu. Di sini, ruang ber AC atau nggak, pokoknya kalo mau ngrokok ya langsung aja.. sebel rasanya, nggak ada toleransinya kayak di Indo, ya???

Selesai makan, diantar dan naruh barang di hotel, eh.. malah dikasih oleh2 ama Mr. Xu 6 bungkus kacang kulit produksi lokal (rasanya emang khusus, kemarin sempat ngicipi), lagi2 untung tadi sore aku enggak beli kacang ini untuk oleh2.. kalo nggak bisa2 overweight deh! Setelah itu numpang ke pasar malam untuk shopping.. Pasar malamnya nggak terlalu gedhe dan jualannya sebagian besar alat2 rumah tangga dan stocking..
Jadinya nggak beli apa2 kecuali beli oleh2 alat-alat tulis untuk anak2 gereja, dan juga nemu satu celana panjang untuk Juan/Theo (sorry cuman beli satu, jadi nggak boleh rebutan ya anak-anak). Foto celana untuk anak2 dan oleh2 kacang lokal yang dikasih Mr. Xu (box dibelakangnya itu isinya 6 bungkus kacang yang di depan).

Itu cerita untuk hari ini. Sekarang mau berangkat ke pulau surtal, kasur & bantal, nggak pake guling. Besok pagi2 mau berangkat ke Hangzhou City untuk mengunjungi XI HU (artinya West Lake, artinya Danau Barat).. yang terkenal cantiknya. Kemudian besok malam, pukul 18.30 terbang balik ke Singapore via Xiamen. Nyampe Singapore diperkirakan pukul 00.55...
Sampai jumpa, thank you for reading...