Showing posts with label Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Indonesia. Show all posts

Monday, February 23, 2009

Business Trip, 20-22 Feb 09







Friday, 20 Feb 2009 - Sunday, 22 Feb 2009

By Value Air with my boss, I went to Jakarta and then direct proceed to Sukabumi to visit our suppliers' farms.

At Sukabumi, we stayed at Hotel Taman Sari, quite old but nice hotel.

Saturday night, after finished meeting with the suppliers, my cousin Tintin/Tony sent me to another cousin's house at Bekasi.

Sunday morning I went to Bagio's bro house and in the afternoon met with Agatha/Didi before went to airport sent by Tri/Rahma to fly back to Singapore. Bagio was waiting for me at the airport.. Tks, dear!

Thursday, December 18, 2008

NPWP - Pajak bagi warga negara Indonesia

Akhir2 ini banyak keresahan terjadi karena adanya peraturan baru mengenai pajak pendapatan untuk warga negara Indonesia.
Terutama bagi WNI yang tidak berdomisili ataupun mempunyai pendapatan di Indonesia. Pertanyaan yang timbul, apakah semua WNI wajib mempunyai NPWP? Atau hanya mereka yang tinggal dan mempunyai pendapatan di Indonesia saja yang harus mempunyai NPWP?

Dengan memiliki NPWP, kalau ingin keluar negeri bisa meminta bebas fiskal, kalau tidak harus membayar fiskal Rp. 2.5 Juta (saat ini bea fiskal via udara Rp. 1 juta).

Pertanyaan lainnya, apakah dengan peraturan baru ini, para WNI yang berdomisili di luar Indonesia masih bisa tetap menikmati 4 kali bebas fiskal per tahun seperti yang berlaku sekarang?
Ini ada sedikit kesimpulan dari milis yang mungkin bisa membantu:

Dear Friends
Pada tanggal 10 Dec 2008 yang lalu saya bertandang ke Kantor Pusat DitJen Pajak di Jakarta bermaksud untuk mendapatkan konfirmasi hasil seminar pajak yang lalu. Hasilnya memang tidak jauh berbeda dari kesimpulan yg pernah disubmit sebelumnya. Berikut adalah petikan hasilnya:

Seorang WNI bisa menjadi SPLN jika :
Penghasilan utama tidak bersumber dari Indonesia
Memiliki Surat Keterangan Domisili Pajak (SKD atau CoR) yang diterbitkan oleh otoritas pajak di LN
Tinggal (berdomisili) di LN > 183 hari
“Home”-nya di LN, habitat utamanya dan kegiatan ekonomi utamanya di LN

SPLN Tidak Harus memiliki NPWP
Karena Penghasilan utama tidak bersumber dari Indonesia
Jika ada Passive Income dari Indonesia (dividen,bunga deposito, royalti, sewa rumah, dll) atau hasil penjualan harta : dikenakan pajak dengan tarif 20% sesuai Pasal 26.
Pajak langsung dipotong/dipungut oleh pihak yang membayar.
Pihak yang membayar yang akan melaporkan pajaknya.

Karenanya SPLN tidak mempunya kewajiban lapor, maka tidak perlu memiliki NPWP.
Karena tidak memiliki NPWP maka tidak mempunya kewajiban lapor SPT setiap tahun
SPLN boleh memiliki aset di Indonesia seperti aset property, mobil, deposito, dll. Jika ada penghasilan dari aset tersebut maka akan dikenakan pajak dengan tarif 20% sesuai pasal 26

Jika si Unyil adalah SPLN dan istrinya memiliki penghasilan utama dari Indonesia maka sang istri adalah WPDN dan sang istri wajib memiliki NPWP dan wajib lapor SPT setiap tahunnya.
NPWP bisa di-apply online

Pemegang NPWP memiliki kewajiban lapor SPT setiap tahun
Formulir SPT bisa didownload dari website DitJen Pajak
SPT boleh dikirim melalui pos/kurir. Sebaiknya melalui jasa pos/kurir tercatat.

Diagram sederhana (terlampir) --> attachment
Singkat kata, untuk SPLN sebaiknya tidak usah membuat NPWP .
Masalah bebas fiskal untuk SPLN masih "Work-in-progress" belum bisa diungkapkan secara gamblang. Jatah Bebas Fiskal yang 4x /tahun masih berlaku.
Salam
Shandy


Monday, November 03, 2008

Liburan di Indonesia, 27 Sep - 8 Oct 08 (Surabaya&Tanj. Kodok)

Sabtu, 4 October 2008
Akhirnya.. sampai juga kami di Surabaya.
Kami langsung mengunjungi keluarga San Cek dan Mak serta Kuku.
Puji Tuhan, karena mereka semua dalam keadaan sehat2 saja. Seperti biasa, Mak (tahun ini 98 taon) minta foto bareng...

Malam harinya baru kami jalan2 ke mall untuk belanja oleh2 dan barang yang ingin dibawa balik ke Singapore.

Minggu, 5 October 2008
Sepulang dari gereja, kami ke pasar Atom untuk nyoba aneka makanan yang sudah lama gak ketemu, pukis, cara bikang, risoles, ote2 Porong, pastel, serabi, dan sebagainya.. pokoknya semua diicipin dikit2...
Dari pasar Atom, kami ke Vonny, nengok Jennifer dan Jessica yang sudah makin besar (sudah 17 bulan).

Senin, 6 October 2008
Dijemput Hung/Lan, kami makan siang di Waroeng Iboe, di jalan Kaca Piring, Surabaya. Di sini bisa makan sepuasnya dengan membayar Rp. 17,000 per orang termasuk 1 gelas minuman. Aku hitung2 ada lebih dari 30 macam masakan Indonesia seperti jangan bening, dadar jagung, aneka sambal goreng, botok, langut, aneka sayur, dan sebagainya. Pokoknya yang kangen masakan Indonesia tinggal ke sono dan bisa makan sampai puas.

Malam harinya kami diajak makan cik Ie Fan dan Koh Hoggy (temen gereja) di RM Keboen Kelapa di Dr. Soetomo. Masakanya juga enak dan ala Sunda.

Selasa, 7 October 2008
Hari ini Bagio enggak enak badan.. kayaknya keracunan makanan atau in-digestion.. Aku belikan obat Disfatyl. Terus aku tinggal ke Pasar Atom dengan Shirley untuk beli baju.
Sore harinya di jemput Hung dan Lan, untuk ke Tanjung Kodok di Lamongan, sekitar 1 jam dari Surabaya lewat pantai utara. Kami cuma melihat-lihat di Tanjung Kodok resort nya. Kalau ada waktu, bisa dolan ke Wisata Bahari Lamongan (WBL) atau ke Gua Istana Maharani, yang katanya bagus. Lain kali deh ke sana...
Rabu, 8 October 2008
Yeah... holiday is always short... Tak terasa, hari ini merupakan hari terakhir dari liburan kali ini. Dijemput oleh Hong Jay dan Lie Shia untuk diajak makan siang di Charming Garden sebelum diantar ke airport. Juga sempat mampir ke rumah Vonny untuk ambil titipan dan dikasih mangga dan kacang telor untuk dibawa ke Singapore.
Jam 6 malem, kami nyampe Singapore lagi.. Thank you Lord for this wonderful holiday.
Also thanks to all friends and relatives for your kind hospitality.
Foto2 di Surabaya dan Tanjung Kodok ada di sini, tinggal di klik!

Liburan di Indonesia, 27 Sep - 8 Oct 08 (Bromo)

Kamis, 2 October 2008
Setelah makan pagi, kami berenang di hotel Sativa (Pacet). Hari ini mesti tidur agak awal, karena harus bangun tengah malem untuk berangkat ke Bromo. Hung, Lan, dan Stella nyampe Claket sekitar jam 7 malem sambil bawain makan malem kami.

Jum'at, 3 October 2008 Sekitar jam 12 tengah malem, kamipun berangkat menuju Gunung Bromo. Sengaja berangkat tengah malam, dengan perhitungan bisa sampai di Bromo sebelum matahari terbit.
Kami nyampe Ngadisari sekitar jam 3 pagi. Berhubung hari libur, maka semua jip sudah dibooking orang dan kami tidak kebagian. Terpaksa naik agak ke atas untuk dilanjutkan dengan berjalan kaki beberapa jam sebelum kami bisa melihat matahari terbit.
Setelah parkir dan siap2 untuk jalan, kami didekati salah satu penduduk lokal yang menawarkan jasanya untuk mengantar kami ke suatu tempat, dimana kami bisa melihat matahari terbit dan katanya pemandangan dari tempat itu juga cantik.
Dia minta 1 mobil bayar Rp. 100,000. Kami tawar 2 mobil Rp. 150,000 dan dia setuju. Kami dibawa ke bagian yang lebih atas lagi dan berhenti di suatu tempat, dimana katanya bisa liat matahari terbit. Dengan penuh harap dan doa (karena takut2 kalau ditipu dan dirampok, lha wong kami gak kenal daerah itu sama sekali...) kami menanti matahari terbit.
Ternyata benar.. dari tempat itu kami bisa melihat dengan jelas matahari yang muncul perlahan-lahan dari peraduannya. Dan juga ada dari tempat itu ada pemandangan cantik seperti di kahyangan (foto di atas), dimana kami bisa melihat gunung Batok dan gunung Bromo yang diselubungi dengan kabut... sangaatttt indah!!!
Setelah puas berfoto ria, kamipun turun lagi dengan tujuan ingin menuju ke lautan pasir untuk menuju ke gunung Bromonya. Dengan menyewa jip seharga Rp. 175,000 dengan syarat harus bisa diisi 7 orang dewasa dan 2 anak kecil (sesak banget pokoknya!!). Kamipun nyampe di lautan pasir yang berdebu dan panas... maklum sudah jam 9 pagi!
Kalau tidak mau jalan terlalu jauh di lautan pasir, bisa juga nyewa kuda, dengan harga yang bisa ditawar. Waktu sudah separuh jalan, dan karena sudah agak siang, kami cuman bayar Rp. 20,000 untuk sampai di tangga menuju ke kawah.
Dengan menaiki tangga sejumlah sekitar 250 buah... sampailah kami di kawah gunung Bromo yang selalu mengeluarkan asap dengan bau belerang.
Pemandangan ke bawah sangat unique dan cantik.
Setelah makan siang di Rawon Nguling, kami balik ke Claket untuk nginep semalam lagi.

Foto2 lainnya bisa di lihat di sini, photo di Gunung Bromo.

Liburan di Indonesia, 27 Sep - 8 Oct 08 (Borobudur)

Rabu, 1 October 2008
Dalam perjalanan balik ke Claket, Hady pingin ngajak Julianto dan Theo ke Borobudur yang terletak di dekat kota Magelang. Jadilah dari Yogya kami ke Magelang dulu, terus baru ke Claket (hehe.. lagi2 kami belum balik ke Surabaya, karena rencanaya mau ke Bromo dulu sebelum ke Surabaya).

Tiket masuknya dewasa Rp. 10,000 sedang anak2 Rp. 5,000. Kalau bawa kamera dan video juga harus bayar lho... Kalau ke sini, sebaiknya pagi hari, biar tidak terlalu panas. Dan jangan lupa pake sepatu yang enak dipake, karena untuk naik sampai puncak Borobudur lumayan juga lho... Anak tangga antara satu lantai dengan lantai lainnya lumayan tinggi.

Gambar Borobudur tampak atas ini aku comot dari intenet. Dari gambar ini bisa terlihat bentuk Borobudur.. Enam lantai bawah bentuknya kotak, 3 lantai berikutnya bulat dan paling atas adalah Stupa Besar. Ketiganya merupakan lambang dari manusia yang terdiri dari 3 bagian: tubuh, jiwa dan roh. Borobudur merupakan candi agama Budha yang pernah termasuk dalam salah satu dari tujuh keajaiban dunia. Kalau dilihat dari batu2 yang dipake untuk mendirikan candi ini dan peralatan yang tersedia di jaman itu (sekitar abad ke sembilan), serta lokasinya yang di atas bukit, candi Borobudur memang pantas dianggap sebagai salah satu keajaiban dunia.
Meskipun sekarang tidak dipakai sebagai tempat ibadah, tapi setahun sekali, umat Budha banyak yang datang ke tempat ini waktu hari Waisak.
Kami nyampe Claket hampir pukul 11 malam.. dengan berhenti beberapa kali untuk istirahat, ke toilet dan makan. Puji Tuhan sudah menjaga kami sampai dengan selamat... meski sopirnya ngantuk berat.

Foto2 di Borobudur ada di sini... di klik ya!!

Liburan di Indonesia, 27 Sep - 8 Oct 08 (Pantai Kukup&Yogya)

Selasa, 30 September 2008
Selesai sarapan nasi gudeg, kiriman dari Lily (trims ya Lily..!), kami berangkat ke Pantai Kukup.
Dengan tanya beberapa orang, sampailah kami dengan selamat di tempat tujuan, pas matahari sedang terik2nya.. Tempatnya assyik.. Waktu Bagio dan aku masih kuliah dulu, pernah juga ke tempat ini bareng temen2 seangkatan (FP'82).
Begitu nyampe, Theo langsung merengek minta main air.. dan setelah diijinkan, dengan santai dan asyiknya dia nyemplung di salah satu lubang yang ada airnya tanpa merasa geli..
Di sepanjang pantainya, banyak batu karang gedhe2 dan juga biota lautnya. Kalau jalan mesti hati2, karena bisa2 menginjak ubur2 atau siput laut yang banyak tersebar di pantai. Juga kalau pas hokki, bisa lihat ikan kecil yang terbawa dari laut dan bersembunyi di lubang2 kecil berisi air itu.
Setelah makan siang di tempat ini, kami kembali ke Yogja kota dan langsung ke Malioboro untuk berburu oleh2... sandal mur-mer dan juga baju batik.

Liburan di Indonesia, 27 Sep - 8 Oct 08 (Claket&Salatiga)

Sabtu, 27 Sep 2008
Dengan Value Air, kami mudik ke Surabaya. Dijemput keluarga Shirley, kami langsung ke Claket. Di sana ketemuan dengan Hung dan Lan. Malamya acara jagung bakar. Dingin2 makan jagung bakar... assyikk.. Foto gunung di Claket di pagi hari.







Minggu, 28 Sep 2008
Siang hari berangkat ke Salatiga. Perjalanan lancar2 aja.. dan sekitar jam 6 malam kami nyampe Salatiga, langsung ke Baso Planet di jalan Ahmad Yani untuk makan malem. Mas Djoko Murdono (dosen Fakultas Pertanian, UKSW) nemuin kami di sono... Lumayan dapat oleh2 katul gandum jatah 1 bulan, yang katanya bagus untuk kholesterol dan juga untuk menurunkan berat badan.. Moga2 aja bisa membuang lemak yang membandel di tubuh ini.... hehehe.

Senin, 29 Sep 2008

Diajak Acuk makan pagi di restauran (lupa namanya??) di dekat RM Elang Sari, jalan ke arah Solo. Kami menikmati bakmi (ada yang tiga warna segala lho!!), bubur ayam dan juga nasi goreng. Masakannya enak dan harganya..... gak tau, soalnya ditraktir ama Acuk.. Tks ya!

Selesai sarapan, kami ke Hotel Quality untuk ngajakin anak2 berenang. Soalnya mau ke tempat lain, waktunya nanggung, karena siangnya kami mesti berangkat ke Yogja.

Jam 3 sore kami berangkat ke Yogja lewat Magelang. Nginep di Pakem, villa istri ponakannya Bagio. Di Yogja kami ngumpul dengan keluarganya Bagio.

Thursday, June 26, 2008

Dukung Indonesia untuk "The New 7 Wonders"

AYO DUKUNG INDONESIA FOR THE NEW 7 WONDERS!
Ayo dukung Indonesia!
Pemilihan 7 keajaiban milik dunia kembali digelar, berbeda dengan kriteria sebelumnya dengan keajaiban yang dibuat secara sengaja oleh manusia dalam bentuk bangunan, kali ini panitia mengajak dunia untuk memilih 7 keajaiban baru milik dunia yang bukan dari buatan manusia. Sudah terpilih sebanyak 77 tempat di seluruh dunia dari berbagai kategori, dan Indonesia mengajukan atau setidaknya sudah terpilih sebanyak 3 tempat eksotik, antara lain:
1. Komodo National Park
2. Krakatau, Volcanic Island
3. Lake Toba

Voting dilakukan melalui internet, dengan batas waktu sampai akhir 2008!
VOTE for INDONESIA:http://www.new7wonders.com/ atau:http://www.new7wonders.com/nature/en/liveranking/

Catatan:Indonesia mungkin akan kalah dari negara lain, bahkan negara kecil yang mengajukan tempat yang tidak terlalu menarik, hanya karena negara tersebut lebih melek internet (Singapore contohnya, yang mengajukan Bukit Timah Nature Reserve). Dan yg lebih menyedihkan lagi, pulau Sipadan juga termasuk dlm nominee yg diajukan oleh Malaysia :(.
Brazil misalnya, pemerintahnya menyediakan fasilitas gratis untuk masyarakatnya yang tidak punya akses internet agar bisa ikut memilih untuk negaranya.Karena itu, ayo bantu sebarkan informasi dan ajakan ini!...Mudah2an partisipasi teman2 bisa membantu menempatkan ke 3 tempat eksotik yang ada di Indonesia ke dalam 7 keajaiban dunia… =)__._,_.___